banner
Profil Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik
6 Jun 2017 0
Profil Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik

 Sejarah

Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik adalah perkumpulan nasional yang memiliki misi untuk mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan kantong plastik. Diet memiliki makna “BIJAK dalam mengonsumsi”. Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik yang berlebihan. Kampanye ini bukanlah kampanye yang melarang penggunaan kantong plastik secara total, karena pasti akan memiliki dampak sosial dan ekonomi yang secara sistematis perlu kita pertimbangkan dengan baik. Namun kita perlu mengetahui pengaruh apabila kita menggunakan kantong plastik secara tidak bijak, dapat berdampak buruk untuk lingkungan dan manusia juga pada akhirnya.

Kampanye pengurangan penggunaan kantong plastik sudah dimulai oleh lembaga daerah di berbagai Indonesia, salah satunya tercatat sejak bulan Oktober 2010 dengan nama kampanye Diet Kantong Plastik oleh Greeneration Indonesia di Bandung. Di awal tahun 2013, GIDKP terbentuk dengan bentuk “perkumpulan” dihadapan notaris Fully Handayani Ridwan, S.H., M.Kn dalam akta Pendirian Perkumpulan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik Nomor 1 Tanggal 14 Agustus 2014.

Sejak tahun 2013, GIDKP fokus melakukan program advokasi, kerjasama lingkungan dengan pihak swasta, dan edukasi publik. Salah satu program advokasi adalah mengumpulkan petisi #pay4plastic baik secara online maupun offline dan berhasil mendapatkan 70 ribu tanda tangan hingga saat ini. Seluruh petisi diserahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta Badan Pengelola Lingkungan Hidup Kota Bandung pada Oktober 2015. Akhirnya, Desember 2015, Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan merespons petisi tersebut dan melaksanakan uji coba kebijakan kantong plastik tidak gratis per 21 Februari 2016 saat Hari Peduli Sampah Nasional.\r\n

Pelaksanaan uji coba kantong plastik tidak gratis diterapkan di 22 kota di Indonesia, yaitu Aceh, Medan, Palembang, Pekanbaru, DKI Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Solo, Semarang, D.I. Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Kendari, Ambon, dan Jayapura. Diantara seluruh kota itu, DKI Jakarta dan Banjarmasin yang berani melakukan pelarangan terhadap kantong plastik.

Pada uji coba tahap pertama dari 21 Februari-31 Mei 2017, hasil monev menunjukkan bahwa pengurangan kantong plastik skala nasional mencapai 55%. Sedangkan, Kota Banjarmasin berhasil mengurangi hingga 70% timbunan sampah kantong plastik. Selanjutnya, KLHK mengeluarkan surat edaran untuk tetap melanjutkan uji coba kebijakan kantong plastik tidak gratis tahap kedua yang dimulai per 1 Juni 2016. Namun, sayangnya APRINDO menarik diri dari kebijakan tersebut karena menanti adanya payung hukum yang kuat dalam bentuk Peraturan Menteri. Sehingga, uji coba hanya berlangsung sampai Oktober 2016. Hasil monev tahap kedua menunjukkan angka pengurangan sampah kantong plastik sebesar 13%. \r\n

Visi, Misi, dan Tujuan 

Visi:

Indonesia Bebas Kantong Plastik.

Misi:

Mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan kantong plastik.

Tujuan:

Menyelamatkan lingkungan dari bahaya kantong plastik.

adapun kegiatan-kegiatan lainnya yang rutin dilakukan GIDKP secara mandiri maupun bekerjasama dengan pihak swasta diantaranya adalah:

a.    #T-shirtBag, membuat sendiri tas belanja pakai ulang dari kaos tak terpakai dengan cara yang mudah dan tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun.\r\n

b.    #WisataPlastik, melakukan wisata ke Sungai Ciliwung menggunakan perahu karet untuk mendapatkan edukasi dan gambaran langsung dampak pencemaran kantong plastik di sungai yang bermuara di lautan.

c.    #RampokPlastik, mengambil kantong plastik yang digunakan oleh warga dan menggantinya dengan tas belanja pakai ulang. Kegiatan biasanya dilakukan di ruang-ruang publik sambil mengedukasi masyarakat untuk mengurangi kantong plastik.\r\n

d.    #EdukasiDKP, kegiatan edukatif ke sekolah-sekolah SD, SMP dan SMA untuk memberikan wawasan seputar kantong plastik, dampak, bahaya dan solusi mengurangi kantong plastik yang bisa dipraktikkan di sekolah.

e.    #Pay4Plastic, merupakan advokasi yang dilakukan melalui Change.org sejak tahun 2013 untuk mendorong ritel di bawah APRINDO agar tidak memberikan kantong plastik secara gratis kepada konsumen.\r\n

Apa yang kami kampanyekan untuk mengajak semua orang mendukung #Diet Kantong Plastik?

1. Kurangi kantong plastik\r\n

Biasakan untuk menolak kantong plastik ketika berbelanja. Satu lembar kantong plastik yang digunakan akan berdampak besar bagi lingkungan. Karena, proses produksi, konsumsi, hingga pembuatannya menghasilkan emisi karbon yang cukup tinggi dan berkontribusi terhadap perubahan iklim. Selain itu, kantong plastik dapat mencemari lingkungan yang apabila dibuang sembarangan akan menyebabkan tersumbatnya selokan dan merusak ekosistem di sungai dan laut. Yang utama adalah kantong plastik itu tidak dapat terurai dan mengganggu kehidupan mikroorganisme.

2. Bawa tas belanja pakai ulang\r\n

Tas belanja pakai ulang bisa kita gunakan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Biasakan untuk membawa tas belanja pakai ulang sendiri dari rumah. Mulailah bergaya hidup ramah lingkungan dengan membawa tas kain, anyaman bambu dan berbagai jenis tas lainnya yang dapat dipakai berkali-kali.

 

3. Menjadi relawan

Jadilah bagian dari kami dengan bergabung dalam program #DKPRanger yang merupakan sekelompok orang secara sukarela membantu menyebarkan misi untuk mengurangi kantong plastik dengan mandiri dan berkomitmen penuh. Relawan akan membantu melakukan edukasi, kampanye dan memberikan fasilitasi dalam pengurangan kantong plastik.

4. Melakukan Aksi di Daerah

Buatlah aksi di daerah mengenai sosialisasi dan edukasi pengurangan penggunaan kantong plastik  di daerah masing-masing. Melalui langkah nyata sekecil apapun akan berdampak untuk menyelamatkan bumi.

5. Komitmen dan konsistensi

Keyakinan dalam hati dan konsisten dalam beraksi adalah kunci untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan melalui #DietKantongPlastik. Melalui komitmen dalam hati, maka akan menggerakkan diri dan perilaku kita dalam menerapkan gaya hidup hijau khususnya mengurangi kantong plastik.

6. Donasi untuk mendukung kegiatan pengurangan kantong plastik

Donasi yang diberikan melalui http://dietkantongplastik.info/donasi/ akan digunakan semaksimal mungkin untuk mendukung kampanye-kampanye pengurangan sampah kantong plastik.

Semua upaya tersebut dilakukan sesuai dengan tujuan akhir kami yaitu Indonesia Bebas Sampah Kantong Plastik.

 

Kontak :

Adisa Soedarso, Manajer Komunikasi & Operasional

adisa@dietkantongplastik.info/ 082126706051

Surel               : ayo@dietkantongplastik.info

Twitter             : @idDKP

FB                  : Diet Kantong Plastik

IG                   : @iddkp

Youtube           : @iddkp

 




PENGUMUMAN

FOLLOW US

  • 551
    Subs.
  • 636
    Follow.