Konten Lainnya

Rencana Tarif Kereta Api PSO Tahun 2007

Hari Senin, 3 Oktober 2016 cuaca pagi ini saya cerah. Dengan menggunakan KRL dari Serpong ke Palmerah di lanjutkan Bus TransJakarta dari Palmerah menuju Dukut Atas di Jalan Sudirman untuk beralih ke bus lainnya yg ke arah Sarinah. Jalan Wahid Hasyim, tempat saya yang akan tujuh akan lebih mudah dengan berjalan kaki menuju Hotel A One tempat acara di selenggarakan.


Toto Hutomo, mewakili Pak Direktur Perkeretaapian. Guna memenuhi keinginan masyarakat, maka di pandamg perlu untuk melakan intergrasi moda transportasi.

Penetuan tarif kereta api berdasarkan ATP/WTP atau berdasarkan kemampuan membayar dan keinginan untuk membayar guna meningkatkan pelayanan Kereta Api maka di pandang perlu di selenggarakan FGD, ujar Toto. Yang di selenggarakan di Hotel A One, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat. Dan selanjutnya di buka acara ini tepat jam 9.50.


 


Langsung acara kembali di lanjutkan acara ini dengan narasumber, Deddi Herlambang dan Anthony Ladjar. Dalam pembahasan rencana tarif ini dengan menggunakan ATP dan WTP. Dimana jalur di bagi 5 termasuk PT Daop 1, Daop II Bandung, Daop IV Semarang, Daop VI Yogyakarta, Daop VIII Surabaya, Daplop IX Jember dan survey juga di dasarkan pada usia pengguna Kereta Api ini yang di golongkan pada penghasilan. Rata-rata penghasilan yang akan di survey karena cenderung sasarannya para pekerja, kata Mas Anthony. Selengkapnya

0 Comments

Sign In Sign Up Sign In By Facebook