Konten Lainnya

Hentikan Kampanye Politik Di Rumah Ibadah

"Jangan pilih pemimpin yang kafir!" tegas penceramah di salah satu tempat ibadah di dekat tempat tinggalku saat itu. Suaranya lantang terdengar karena menggunakan pengeras suara. 


Aku yang saat itu di dalam kamar sempat kaget dan bertanya? Kok ceramah seperti ini. Mengapa banyak menyuarakan kebencian. Bukankah tokoh agama seharusnya mengabarkan kebaikan, kebajikan, kerukunan dan menjauhi keburukan. Toh, kita tinggal di Indonesia. Ada banyak suku dan agama. 


Terus terang aku suka mendengarkan tausiyah. Kadang melalui televisi, datang langsung, via internet, atau mendengarnya secara tak langsung karena kebetulan berada di dekat rumah ibadah. Tapi, tidak untuk ceramah yang berisikan kebencian, memecah belah, apalagi berbau politis. 

Selanjutnya di, 


Join since : 13 November 2018 - 23:57

Signify Gelontorkan Donasi Rp5 Miliar Untuk Bencana
Donor Darah Tanpa Drama

Donor Darah Tanpa Drama

Berdendang Dalam Dakwah Bersama Musisi Dan Ulama
Mengais Mimpi Si Kuli

Mengais Mimpi Si Kuli

0 Comments

Sign In Sign Up Sign In By Facebook