Konten Lainnya

Benarkah Mecin Berbahaya Bagi Kesehatan? Ini Dia Jawabannya

Mecin atau vetsin mungkin tidak asing lagi bagi para ibu. Bubuk penyedap itu seakan menjadi sahabat ibu di dapur, andalan ketika memasak.


Banyak para ibu mengaku tak "pede" jika tak mencampurkan mecin ke dalam masakan. Katanya biar lezat. Meski demikian, tak sedikit pula para ibu yang "alergi" dengan mecin.

 

Mereka tak mau mencampurkan mecin dalam masakan yang dibuat untuk buah hatinya. Khawatir mecin bisa berdampak buruk bagi perkembangan balita-nya. Banyak juga yang mengatakan bahwa mecin tidak baik bagi ibu hamil.

 

Ada orang-orang tertentu yang mengalami gejala seperti sakit kepala, mual dan mati rasa setelah makan masakan yang diberi MSG.

 

Benarkah mecin atau monosodium glutamat (MSG) berbahaya?

  

Seperti dikutip dari BBC.com, efek negatif dalam penggunaan MSG muncul karena ada beberapa orang memiliki alergi terhadap bahan-bahan tertentu. Seperti orang mengalami alergi terhadap bulu kucing, debu, serbuk bunga, dan sebagainya.

 

Penelitian efek MSG

 

Semoga hasil penelitian ini mampu memberikan pencerahan buat kita yang awam ini.

Dr John W Olney, peneliti Washington University menemukan bahwa menyuntikkan monosodium glutamat dalam dosis besar di bawah kulit tikus yang baru lahir mengakibatkan perkembangan bercak jaringan mati di otak.

 

Lalu ketika tikus-tikus ini tumbuh dan menjadi dewasa, pertumbuhannya terhambat. Tikus-tikus itu mengalami obesitas, dan dalam beberapa kasus menjadi mandul.

 

Tak sampai di situ, John W Olney mengulangi studi pada bayi monyet rhesus dengan memberikan MSG secara oral, dan hasilnya sama. Tetapi di 19 penelitian lainnya pada monyet oleh peneliti lain gagal menunjukkan hasil yang sama atau bahkan persis.

 

Dalam satu studi, 71 orang sehat diberi MSG atau plasebo dalam bentuk kapsul dengan dosis yang meningkat. Apa hasil penelitian itu? Bagaimana kesimpulannya? Berbahayakah mecin bagi kesehatan? Baca selengkapnya di sini

0 Comments

Sign In Sign Up Sign In By Facebook